:::: MENU ::::
  • Cara mengganti hostname di linux

  • Sekilas tentang Routing

  • ASUS Zenbook Terbaru - Ultrabook Mewah Anti Lemah !

Wednesday, December 12, 2018

ROUTING



     Pernah ga sih kalian mikir gini.. dari sekian banyak orang yg menggunakan smartphone, laptop, Komputer, dll nya di dalam Internet, akan tetapi seluruh informasi selalu sampai dengan tepat dari suatu sumber ke tujuan pengirimannya?

     Contoh kecilnya gini.. Saat lu lagi chat-an ama doi lewat WA, kenapa hanya si doi aja yg dapet tuh pesan dari lu dan orang laen gaada yg dapet pesan yg lu kirim itu selain si doi.. gimana caranya dari berjuta-juta akun yg terdaftar di WA itu gapernah salah sasaran pesan-pesan yang akan dikirimnya selain ke hati orang yg dituju itu??

     Apa ada orang yg ditugasin buat mantau terus jalur dari internet di seluruh dunia ini? butuh berapa banyak orang yang harus dibutuhkan yg ditugasin buat ngarahin informasi-informasi yang dikirim sampe ke tujuan dengan selamat di sepanjang waktu tanpa henti-hentinya??

     YAAAPP.. semua jawaban dari pertanyaan-pertanyaan diatas adalah dengan adanya proses ROUTING. Tapii, apa lu pada tau ROUTING itu apaan? :v

     oke.. setelah kebingungan yg melanda di masa-masa yang gelap ini(ciaelah:v), marilah kita menambah kebingungan dan kepusingannya dengan menyiimak bagaimana proses pengiriman data-data atau informasi itu terjadi di dalam jaringan komputer ini menggunakan proses routing.. cekidot !!!


Pengertian

     Secara bahasa, routing itu berasal dari kata Route. EITTS, UDAH GAUSAH LIAT GOOGLE TRANSLATE, KELAMAAN. NIH ARTINYA !!


     hmm.. harusnya dengan pengertian dari google translate aja lu udah pada ngerti dong maksud dari routing itu apaan? kalo masih punya gambaran, sini gua bantu dahh:v

     jadi kalo ROUTE itu rute/jalan.. yaa berarti ROUTING itu adalah proses menentukan rute/jalannya. truss, yg ngelakuin si proses Routing itu siapa dong? nahh proses Routing itu dilakukan oleh suatu perangkat yang namanya Router, kayak namanya aja "Router" ya berarti Penentu jalur/jalannya lah, udah gitu aja wkwkwk. Apa router bisa langsung nentuin jalur aja otomatis tanpa ada yang setting? ya jelas kaga lah:v yang setting/konfigurasi ROUTING di ROUTER supaya dia bisa nentuin ROUTE atau jalurnya itu si Administrator Jaringan.


Jenis-Jenis

     Dalam menjalankan tugasnya, Router menentukan jalurnya dengan 2 cara. yaitu : secara manual/static atau secara dynamic


Jadi gini..
  • Routing Static. seperti namanya aja "Static" atau manual, berarti Proses penentuan jalurnya itu dilakukan secara manual(satu-satu). ibaratnya kalo lu mau kemana-mana, lu harus tau kalo mau kesitu harus lewat mana.. kalo mau kesono harus lewat mana. Di dalam proses Routing static juga berarti seperti itu, kalo mau ke PC client harus lewat mana, bla bla blaa, dst. kita yang harus nentuin jalurnya secara manual satu persatu... JADI, KITA HARUS MENGETAHUI SECARA JELAS DAN LENGKAP TENTANG SUATU TOPOLOGI JARINGANNYA JIKA MAU MENGGUNAKAN PROSES ROUTING STATIC INI.
  • Routing Dynamic. ini juga sama, namanya aja "Dynamic" yg dpt diartikan juga sebagai OTOMATIS. ibarat lu mau jalan2 ke Bali tapi lu ngga tau cara supaya sampe ke Bali itu harus naek apa dulu, jalurnya lewat mana, lewat tol apa.. yaa lu tinggal sewa aja jasa Travel-travel gitu supaya si penyedia jasa Travel itu aja yg harus tau jalur2nya supaya bisa sampe ke Bali itu gimana.. kitanya mah ngesanss aja sambil ngupi wkwkw. Di dalam Proses Routing Dynamic juga sama aja kayak gitu, jadi kita tinggal nentuin jasa ROUTING PROTOCOL (akan dijelaskan di postingan selanjutnya) dengan cara mengkonfignya, lalu kita tinggal masukkan network-network yang sudah router tersebut kenal atau terhubung langsung dengan router tersebut agar network-network tsb dapat dikenal oleh network lainnya yang berada di router lainnya. Kemudian, Routing protocol tersebut lah yang akan menentukan jalur agar sampai ke tujuannya secara otomatis dengan cara menghitung nilai METRIC(akan dibahas di postingan selanjutnya) dari tiap2 jalur agar dapat ditentukan jalur terbaiknya harus lewat jalur mana.

Kelebihan dan Kekurangan
  • Routing Static
-> Kelebihan : 
  1. Dapat menentukan sendiri jalur yang akan digunakan sesuai selera kita
  2. Cocok digunakan untuk jaringan dalam skala yang kecil karena lebih aman(jalur ditentukan sesuai dari kita, tidak otomatis)
  3. Penggunaaan Resources yang lebih rendah karena jalur tidak akan mengalami update routing table secara berkala
-> Kekurangan :
  1. Administrator Jaringan harus mengetahui secara lengkap dan detail mengenai topologi jaringan yang akan di konfig menggunakan routing static
  2. Membutuhkan waktu yang lama untuk mengkonfigurasinya karena harus satu persatu menentukan jalurnya di setiap router yang akan di konfigurasi
  3.  Rawan terjadi kesalahan konfigurasi yang disebabkan oleh kesalahan administrator jaringannya (Human Error) yang dapat menyebabkan tidak berjalan dengan normal
  4. Jika ada penambahan atau upgrade jaringan, harus dikonfigurasi lagi secara manual di setiap router yang ada di dalam topologi yang baru. 
  • Routing Dynamic
-> Kelebihan : 
  1. Jalur akan ditentukan oleh Routing Protocol Dynamic yang akan menentukan jalur terbaiknya secara otomatis
  2. Administrator Jaringan dapat mengkonfigurasi jaringan dengan jauh lebih cepat
  3. Routing table akan secara otomatis ter-update setiap beberapa waktu (tergantung dari routing protocol yang digunakan)
  4. Jika jalur utama yang digunakan mengalami gangguan, maka secara otomatis router akan mencari jalur lain yang memungkinkan untuk dilalui (jika ada) 
-> Kekurangan :
  1. Menggunakan Resources yang jauh lebih besar dibandingkan dengan routing static karena routing dynamic harus meng-update routing table dalam waktu yang berkala.

Kesimpulan 

     Jadi, Pemilihan jenis routing protocol yang akan digunakan sebaiknya diperhatikan lah terlebih dahulu dengan beberapa faktor penting, seperti : skala jaringan, kegunaaan jaringannya untuk apa, dllnya :v

     Segini saja dulu ya pembahasan tentang materi routing nya dari ane.. kurang lebihnya mohon dimaafkan. apabila ada pertanyaan/penjelasan yang berbeda ttg materi diatas/request materi yang akan dibahas dipostingan selanjutnya bisa corat coret saja di kolom komentar. Satu Feedback positif dari anda akan memberikan ane semangat buat bikin postingan lainnya dan Satu Feedback negatif anda akan kami jadikan masukan agar postingan selanjutnya akan menjadi lebih baik lagi.. Wassalamu'alaikum WR.WB




Incoming Search Terms :
apa itu routing
routing adalah
perbedaan routing static dan dynamic
kelebihan dan kekurangan routing
jenis routing
routing static
routing dynamic
cara agar dapat terhubung

Sunday, August 5, 2018

Cara Mengganti Hostname Linux


       Hi, sobat TKJ.. Pada kesempatan kali ini ane akan sharing tentang Cara Mengganti Hostname di Semua OS Distro turunan Debian, seperti Debian itu sendiri, Ubuntu, Kali Linux, dll. pokoknya semua yang turunan Debian work lah :)

  1. Ketik perintah nano /etc/hostname
  2. Ganti Hostname sebelumnya dengan hostname yang baru, lalu Save
  3. Lalu Ketik perintah nano /etc/hosts
  4. Ganti juga hostname sebelumnya dengan hostname yang baru (ISI HOSTNAME INI HARUS SAMA DENGAN HOSTNAME DI FILE SEBELUMNYA)
  5. Ketikkan Perintah reboot untuk merestart dan mengaktifkan Hostname barunya
  6. Selesai deng:v
Note : Jika ada kendala dalam menginstall paket atau services lainnya perhatikan kembali file hostname dan file hosts nya apakah sudah sama atau berbeda.
A call-to-action text Contact us